Daesung
"Ahhh.. sepertinya hari ini aku bangun kepagian lagi." Pikirku sambil berjalan di gedung YG.
Sepi sekali disini.
Akhir-akhir ini aku memang sering bangun kepagian, entah kenapa hal itu bisa terjadi.. Mungkin karena aku kelelahan sehingga aku tidur lebih awal? atau mungkin karena aku tak punya komik Doraemon lagi untuk dibaca pada malam hari? "hahaha, aku selalu tak punya waktu untuk membeli seri yang baru.. Aku harus membelinya saat aku punya waktu luang." Pikirku lagi.
"Ya. Seungri-ah.. kau sudah datang?" Sapa ku pada Seungri.
"Pabo. Masih saja bertanya.. kalau aku belum datang aku tak akan ada disini." Jawab Seungri kepadaku sambil bermain handphone.
"Ish.. anak ini.." Kata ku dengan suara kecil. "Ya, mau kemana kau?" Lanjutku kepada Seungri yang beranjak berdiri.
"Wae? aku hanya ingin mengambil air minum di meja sana.. Kau rindu padaku?" Jawab lagi Seungri kepadaku dengan wajah 'nyolot'.
"Yaa! anak ini.. baiklah aku tak akan bertanya lagi dasar bocah tak tahu diri.. sudah bagus aku mau menyapa mu.. Ish.." Kesal ku pada Seungri.
Lalu Ia pergi mengambil air dengan wajah tersenyum puas karena berhasil menggoda ku, Hyung nya yang paling sering Ia jahili itu.
*tuutt tuuut*
"Waah Hp nya berbunyi.. sepertinya ada SMS." Kataku kepada diriku sendiri dengan suara kecil. "Yaa bocah jelek, Hp mu berbunyi.. Sepertinya ada SMS.." Lanjutku sambil membaca nama contact di handphone nya. Segera ku buka sms nya untuk membalas kejahilan nya pada ku barusan. Isi sms nya " Ya, oppa. kau ingat untuk datang ke rumahku nanti malam kan? jangan sampai lupa.. awas saja.. aku sudah mengingatkan mu sejak 5 hari yang lalu pada pagi itu.. kau ingat kan? hehe.
jangan lupa juga ya untuk nanti malam.. Saranghae oppa :)" lalu aku membacanya keras-keras.
Lalu Seungri menghampiri ku dan duduk disebelahku sambil meneguk minuman dan merebut handphone nya.
"Ya! kau ini.. kau itu yang jelek. kau kemana kan kaca yang ku beri waktu itu? kenapa kau tak menggunakan nya untuk berkaca hah? perlu kah kali ini aku memasukan kayu kedalam mulutmu itu? ish.." Jawab Seungri dengan kesal.
"Hahaha.. Ya, keren juga kau bisa mendapatkan wanita seperti itu.. apa dia pacarmu?." Tanyaku padanya
"he-em.. hahaha.. tapi jangan beritahu siapa-siapa ya.." Jawab Seungri dengan santai.
"Yaa.. berarti kau berbohong padaku ya? dasar kau ini.." Kataku kepadanya.
"hehehe.." Dia hanya menjawab singkat.
GD
"Apakah aku siap hari ini untuk bertemu mereka berdua? Apakah aku masih sanggup untuk tersenyum?" Pikirku.
Aku tak pernah tahu apakah aku akan siap.. Kemarin akan selalu beda dengan besok, dan sekarang juga akan berbeda dengan nanti..
Perasaan ini.. aku tak ingin memberi tahu nya pada siapapun..
Aku bisa melewati ini semua sendirian..
Lagipula.. aku menyayangi mereka berdua, aku tak mau Seungri membenciku.
Aku segera merapikan baju ku dan pergi ke gedung YG.
Tak lama kemudian, aku sampai di gedung YG.
"Masih belum banyak yang datang.. ini masih pagi." Pikirku lagi.
Aku segera berjalan mencari teman-temanku..
Ternyata Dae dan Seungri sudah datang. Sepertinya mereka sedang akur.
"Annyeong.." Sapa ku.
"Oh, kau sudah datang Hyung." Sapa lagi Seungri sambil tersenyum.
"Hanya kau saja yang sudah datang? yang lain? ah.. mengapa mereka lama sekali.. latihan sudah hampir mau mulai.. Aigoo.." Sahut Dae sambil melihat jam nya.
Chaerin
"Hey Dara, bisa menyetir lebih cepat tidak? sudah mau telat nih.. nanti kita dimarahi lagi.. Lagipula, aku ingin cepat-cepat bertemu dengan Seungri oppa. hihi." Kata ku kepada Dara yang sedang menyetir.
"Ya Chaerin-ah, sejak kapan kau jadi seperti ini? kau jadi sedikit menjijikan kau tahu? sedikit-sedikit Seungri, sedikit-sedikit Seungri.. hah.." Jawab Dara kepada ku dengan singkat.
"Yaa, rasanya jatuh cinta itu.. Sepertimu ya Chaerin?" Sahut Bom dengan nada polos.
"Kurang lebih begitu.. hahaha. Wae-yo?" Jawab ku lagi.
"ah, anii.." Bom mulai berpikir seperti anak kecil.
"Sepertinya rasanya jatuh cinta itu lucu ya? seperti Chaerin yang sering sekali tertawa sendiri.. haha!" Sahut Minji dengan nada riang seperti biasa.
Tak terasa kami sampai di gedung YG, dan dengan langkah cepat kami masuk ke ruang latihan. Ternyata senior kami sudah lengkap di sana.
"O-oh, mianhae semua.." Kata Bom sambil merunduk.
"Ah, gwenchana.. kalian tidak terlambat banyak kok." Sahut Seunghyun.
"Hari ini kami mau mengumumkan hal yang sangat penting dan maaf kalau hal ini mendadak. Tadi kami mengadakan rapat darurat dengan papa YG, dan papa bilang kalian sudah siap untuk debut." Kata Taeyang.
"Aaaah? Benarkah? YEAY!" Teriak Minji dengan riang sambi melompat-lompat seperti anak kecil.
"Ya, karena akan diadakan YG family concert 2011 ini, kami akan mempersiapkan debut kalian segera. Dan kalian akan tampil untuk pertama kalinya di YG family concert nanti yang diadakan 3 hari lagi. Maka dari itu, jadwal kalian akan menjadi sangat sibuk." Kata Seunghyun lagi.
"Jadwal kalian hari ini adalah menemui Teddy, komposer kita. menjalani latihan vokal dengan kami, dan yang terakhir kalian akan menjalani latihan dance dengan Taeyang. untuk besok kalian hanya akan menjalani latihan vokal dan rekaman selama 6 jam dan dance selama 7 jam. mohon lakukan ini dengan serius." Lanjut Dae.
"Waah sesibuk itukah kita?" kata Bom.
"baiklah, ayo lakukan dengan semangat!" Sahut Dara.
After Practicing
"Aaah.. akhirnya selesai juga latihan kita.. lelah sekali rasanya." Minji mengeluh.
"Yaa.. jangan mengeluh seperti itu Minji, Fighting!" kata Bom semangat.
"Waktu kita hanya 3 hari loh.. kita harus mempersiapkan dengan baik. Jangan sampai semua usaha yang kita lakukan ini jadi gagal pada saat tampil nanti." Sahut Chaerin.
"h-m, jagalah kesehatan kalian baik-baik." Kata Dara.
"Baiklah, sekarang aku mau pulang yaa. sampai bertemu besok.." Bom melambaikan tangan bersama Minji.
"Ya Dara, kau mau ku antar pulang tidak?" Sapa Seungri.
"tidak usah, aku bawa mobil sendiri. aku akan pulang dengan Minji dan Bom." Kata Dara.
"baiklah, aku akan pulang sendiri.. annyeong .." kata Seungri.
"Ya! oppa! tidakkah kau mengantar ku pulang?" tanya Chaerin pada Seungri.
"Ah, aku tidak ada waktu. aku ada acara. Mianhe.. annyeong." Jawab Seungri dengan singkat dan pergi meninggalkan Chaerin sendirian disana. Untungnya disana masih ada Jiyong yang sedang merapikan ruang latihan dance sendirian.
"Aish.. ada apa dengan dia? 3 hari yang lalu dia sangat baik padaku, membalas sms ku dan pergi dengan ku.. kenapa sejak 2 hari yang lalu dia selalu mendekati Dara dan cuek kepada ku? apa yang terjadi padanya? waktu itu juga aku melihat ada Sms yang aneh dari seorang cewek.. ah, siapa namanya.. aku lupa.. sebenarnya apa yang terjadi? apa ada yang di sembunyikan?" Pikir Chaerin dengan suara kecil.
Lalu tanpa pikir panjang Chaerin langsung berlari kencang dengan maksud mengikuti Seungri. Chaerin berlari hingga akhirnya Ia sampai di pintu lobby.
"Ya! ayo masuk." Kata Jiyong.
"e-eh? baik." Kata Chaerin.
"kau mau mengikuti Seungri?" Tanya Jiyong padaku.
"iya.. Tolong bantu aku.. jebal oppa.." Chaerin memohon.
"Baiklah.." Jiyong langsung menginjak gas dengan kencang. "Ya, sebenarnya apa yang terjadi?" Lanjut Jiyong.
"hmm.. sebenarnya.. aku dan Seungri sudah berpacaran selama seminggu.. tapi entah kenapa akhir-akhir ini dia cuek kepadaku.. aku hanya ingin tahu apa yang terjadi.." Jawab Chaerin.
"Maaf aku tidak memberi tahumu oppa.. Seungri oppa menyuruhku untuk tidak memberi tahu siapapun.. tapi kurasa, sekarang hal ini bukan rahasia lagi." Lanjut Chaerin sambil merunduk. "Aku sangat menyayangi nya oppa.. tolong bantu aku sekali saja.. ya?" kata Chaerin lagi
" ah, hahaha.. arra.." Jiyong hanya tertawa kecil, tertawa pahit dan berpura-pura tidak tahu.
Mereka mengikutinya sampai akhirnya mobil Seungri berhenti di sebuah rumah. Di depan rumah itu berdiri seorang wanita bertubuh kecil dan rambutnya di kuncir. Cewek itu adalah penyanyi solo yang terkenal, Lee Ji Eun.
Seungri turun dari mobil dan merangkul cewek itu sampai masuk kerumah.
Jiyong dan Chaerin pun ikut turun dan berdiri di depan rumah untuk mengintip mereka berdua.
Rumah itu memiliki ruang makan yang hanya tertutup oleh kaca dan jendela, saat itu Jiyong dan Chaerin melihat dari depan rumah mereka.
Jiyong dan Chaerin dapat melihat bayangan mereka di depan rumah melalui jendela .
Sepertinya saat itu Ji Eun sedang berulang tahun, Seungri dan Ji Eun duduk berhadapan di meja makan, di meja makan ada sebuah kue ulang tahun yang lilin nya menyala. Mereka terlihat sedang bertepuk tangan bersama. Mereka pasti sedang bernyanyi.
Ji Eun meniup lilin nya dan berdiri, Seungri juga ikut berdiri dan lama kelamaan kepala mereka mendekat dan mereka berciuman di antara meja makan itu.
Chaerin dan Jiyong yang melihat itu langsung kaget dan spontan Chaerin menutup mulutnya dan menangis.
"C-Chaerin-ah.. apakah.. kamu, menangis?" Tanya Jiyong sambil menatap Chaerin.
Chaerin tak menjawab apapun, yang ada hanya suara tangisan Chaerin dan Chaerin yang berdiri tepat di hadapan Jiyong sambil menutupi mulutnya.
Sesaat, keadaan di sana jadi hening.
Jiyong tak mengatakan apapun, lalu Jiyong mendekati Chaerin dan memeluknya.
Chaerin menangis di bahu Jiyong ditemani oleh salju yang turun, Jiyong memeluknya semakin erat dan menahan air mata.
"Mianhae oppa.. aku harus menangis seperti ini didepanmu.. aku .. aku.." Chaerin tak sanggup berkata lagi dan menangis semakin kencang.
Jiyong semakin memeluknya dengan erat dan cepat.
"Naega.. aku.." Jiyong memotong dengan cepat dan ragu-ragu.
"Neol.. neol.. Johahae Chaerin." Lanjut Jiyong dengan cepat.
Serentak Chaerin kaget dan menghentikan suaranya, namun air matanya masih turun karena merasa bersalah.
"Nan.. nan noreul saranghae Chaerin." Kata Jiyong lagi sambil memeluk Chaerin erat-erat.
No comments:
Post a Comment
you can critic-ing me, but NO BASHING :)