5/8/11

HEARTBREAKER part 4

Daesung


"yaa.. kemana dia? si anak bocah ingusan itu.. perbuatan nya kemarin benar-benar tidak bisa di maafkan " pikir ku kesal.
Aku berjalan menelusuri koridor gedung, aku mencari teman-temanku. Dan yang paling penting, aku harus bertemu dengan bocah itu!
"hmm.. sepi sekali di sini.. apa karna aku bagun terlalu pagi?" pikir ku lagi.
aku terus berjalan mencari teman-temanku, ku rasa mereka belum datang.


"suara apa ini?" aku mendengar suara orang sedang berbicara.
"sepertinya aku kenal suara ini.." Aku terus berjalan mencari arah datang nya suara tersebut.
"aah, ternyata Seungri" Aku mengintip. Aku melihat Seungri sedang menelepon seseorang. "Siapakah itu?" aku mencoba mendengar pembicaraan mereka.


"hahaha.. kau ini.." kata Seungri menelpon. "iyaiya aku akan datang.. percayalah.."
"iya aku juga merindukan mu.. byee.. love you." Seungri menutup telepon.


Normal


"Yaa.. anak kecil. dengan siapa kau berbicara tadi? pakai love love segala.. pacarmu ya?" tanya Dae.
"n-ne? anii.. hanya sepupu ku kok.. memangnya kenapa? kau sirik tak ada yang merindukanmu yah? cih.. sedih sekali hidupmu." Jawab Seungri dengan nada jahil.
"Y-ya! enak saja.. ish.. anak ini!" Dae menjawab dengan kesal dan hampir menjitak kepala Seungri.


Padahal tadi malam Dae sudah menyiapkan rencana untuk membalas perbuatan Seungri kemarin. Rencana nya Dae ingin membuat Jiyong memarahi Seungri dan mengurung Seungri di toilet. Tapi sepertinya Dae sudah lupa dengan kejadian kemarin dan rencananya itu.
Mereka terlihat akur sekarang. 
Mereka jalan beredua dan turun ke lantai bawah, tentu saja untuk membeli makanan, dua orang ini kerjanya hanya makan dan makan. Kalau tidak makan pasti mereka tak bisa diam atau bertengkar.
Mereka hanya bisa akur saat makan bersama. 


"Yaa! Dae! Seungri!" teriak Seunghyun yang baru datang pagi ini bersama Taeyang dan Jiyong.
"Yaa, bagaimana kalian bertiga bisa datang bersama?" tanya Dae
"anii.. kami bertemu di parkiran tadi, haha" jawab Jiyong.
"hey, sudah dulu. kami sangat lapar, kami pergi dulu ya untuk membeli makanan, kita lanjutkan di ruang Vokal nanti" kata Seungri yang kelaparan itu.
"ish.. anak ini. kau bisa sopan sedikit tidak? masa baru bertemu sudah mau makan." Sahut Dae kesal.
"Yaa.. kau ini jangan munafik.. aku tahu kau ini lapar juga, iyakan?" Balas Seungri dengan santai.
"hahaha.. sudah-sudah. kalian ini.. pergilah makan, kami tunggu di ruang vokal nanti." Tawa Taeyang yang merasa mereka berdua ini lucu.


Vocal Room


"Aku tak sabar bertemu Bom hari ini" kata Seunghyun tersenyum sendiri.
"hahaha.. Aku harap kali ini kau tidak gagal hyung." Sahut Taeyang sambil menepuk bahu Hyung nya itu.
"Aku juga tak sabar bertemu gadis kurang ajar itu! Lee-Chae-Rin. lihat saja kau nanti !
aku akan memberinya pelajaran hari ini!" emosi Jiyong meluap dan Ia tersenyum licik.


Tak lama, Dae dan Seungri datang dengan wajah yang puas.
"waah, belum ada yang datang ya? padahal aku sudah makan cepat-cepat tadi." Dae bertanya.
"sepertinya tidak ada, ayo kita kembali lagi, aku masih lapar." kata Seungri mengajak Dae.


tiba-tiba..


"Annyeong.. apa kami terlambat?" Bom datang dan menyapa mereka.
"Ah, aniii, tak apa kok." kata Seunghyun tersenyum membela. 
Sebenarnya mereka berempat memang sudah terlambat sekitar 20 menit. Tapi menurut kelima cowok ini, tak baik bagi mereka untuk memarahi wanita, apalagi cewek-cewek itu adalah yang mereka suka.


"bagus lah kalau tidak terlambat." Sahut Chaerin tiba-tiba dengan rasa tak bersalah.
"Y-Ya! kau ini! masih saja tenang-tenang! tak tahu diri ya?! Seung-Hyung itu sedang berusaha membela kalian karena telat tahu?!" Jiyong memarahi Chaerin.


"ishh.. YAAAAA!! KAU INI! Seung oppa saja tidak marah padaku. kenapa kau marah-marah begini?! ini masih pagi tahu?! Kau ini senior macam apa hah?! bisa nya hanya marah-marah dan mengatur se-enaknya! padahal kau ini sangat B O D O H . arra? NIGA PA-BEO-YA!."
Jiyong sangat kaget karena yang dimarahi lebih galak dari yang memarahi.
 "Y-Ya! kau ini.. tak tahu sopan ya? harusnya aku yang marah bukan kau!" hampir saja Jiyong menjitak kepala Chaerin lagi.


"ahaha, sudahlah Chaerin.. mianhe oppa" kata Bom merasa bersalah sambil menunduk.
"Ya, kalian ini berisik" kata Dara singkat.
"aaah ayo-ayo kita mulai latihan nya" Minji bermaksud menyelesaikan perkelahian.


Dae dan Seungri yang rencananya mau melanjutkan makan pagi mereka yang belum 'puas' hanya bisa diam merunduk dan menahan lapar. Namun karena dalam latihan ini Dae dan Seungri akan mengajari keempat cewek itu, mereka jadi sedikit bersemangat.


Mereka memulai latihan vocal mereka dengan baik, mulai dari Bom, Minji, dan Dara.


"Oke, Bom, kau bisa mulai terlebih dahulu.. nyanyikanlah 1 part lagu." kata Seungri dengan nada santai.


Bom mulai bernyanyi 
"Nan haejoongae eopneundae
Chorahan najiman
Oneul geudae wihae I norae booleoyo
Tonight geudaeye du noonae
Geu miso dwiae nalwihae gamchweowatdeon
Apeumiboyeoyo"


"aaaahh suara Bom bagus sekali! aku tergila-gila padanya~~" pikir Seunghyun dalam hati dengan 'lebay'.

Seluruh orang di ruangan itu bertepuk tangan terkagum-kagum atas suara Bom yang bagus itu. "Oke, bagus sekali Bom noona." comment Seungri.


"suaramu bagus sekali Bom!" sahut Seunghyun tersenyum.
"waaaah.. gamsamnida" jawab Bom dengan suara halus dan ceria.


Daesung berdiri dan memanggil Dara
"ayo, nyanyikan 1 part." Dae memerintah dengan santai.
Dara mulai mengeluarkan suara 


"Neoneun shwipgae neomeo garyeo hajiman
Beolsseo shigani da dwaetna bwa
Time to say good bye, motdeuleun cheokhajima
Oorin imi yejeonae over, eejaen gogaereul dolryeo
Nan eebyul norael bulleo, bye my love"



"Suaramu.. bagus.. " Taeyang tersenyum. 
"apa-apaan sih dia? sok tampan sekali.. dia kira senyum nya manis?" kata Dara dalam hati.


"Minji, ayo maju dan keluarkan suaramu" Seunghyun berdiri dan menonton sambil melipat tangan di dadanya.


Minji mulai mengeluarkan rap nya
"Nal ddaradanideon namja
Cham gwaenchanatdeon namja
Nan neo hana ddaemunae da bonaetneundae
Nuga nugurang hae-eojyeo niga narang hae-eojyeo
Nal eopshi jal salabwa,yeah"


"hmm" Seunghyun mengangguk.


"waaahh.. bagus sekali Minji" kata Dae tersenyum.
"benarkah? Gamsamnida" jawab Minji tersenyum ceria.


Kini tiba saat nya bagi Chaerin, gurunya adalah Jiyong. Sepertinya kali ini tidak akan berjalan lancar karena kepribadian mereka berdua yang egois dan tidak mau kalah itu.


"yaa.. bocah tak tahu sopan. nyanyikan 1 part." Perintah Jiyong dengan nada meremehkan.
"ish.. orang ini.." Kata Chaerin dengan suara kecil.

Chaerin memulai rap nya.


"Ppalkke jin sonppyeogeuro modu gonggyeok
I chagaun sesange neoreul ppoyeojwo YO
I eumageuro jigureul heundeuljja
Jom deo keuge noraereul ppureuja"



"lumayan.." kata Jiyong dalam hati. 
"Ya.. apa-apaan itu? benar-benar buruk. SANGAT buruk.." comment Jiyong.
Semua orang yang melihat itu keheranan, karena menurut mereka Rap-nya Chaerin cukup bagus, kalau pun jelek, itu tak sejelek yang dikatakan Jiyong.


Chaerin yang mendengar comment itu menjadi malu dan tak bisa berkata apa-apa. Chaerin berpikir bahwa orang-orang di ruangan itu termasuk Jiyong memang mengatakan yang sebenarnya. Chaerin hanya bisa merunduk diam.


"Kau ini..  benar-benar.. hanya bisa berbicara saja.. tapi kemampuan mu? mana? pantaskah kau debut dengan suara dan gaya rap mu yang seperti ini? apa sih yang sebenarnya di harapkan YG oleh seorang sepertimu? ku rasa kau hanya main-main dan kau ini tidak layak untuk menjadi Trainee di sini. Sebaiknya kau pulang saja.. kau tak ada harapan di sini. Kau tak punya Skill apapun!" Lanjut Jiyong. "Bingo! kena kau!" kata Jiyong dalam hati sambil tersenyum tipis, tapi senyum nya licik. 


"yaa.. Ji-Hyung.. sudahlah.. kau tak lihat wajahnya? kasihan dia.. lagipula Rap nya tak seburuk itu.." Sahut Seungri sambil tersenyum kepada Chaerin. "Tak apa Chaerin.." Lanjut Seungri menepuk bahu Chaerin dan membawanya untuk duduk. 
"Yaa.. kau lihat saja nanti.. tunggu pembalasan ku! Senior bodoh!" pikir Chaerin dalam hati.
Disitu Chaerin hanya diam memandang Jiyong dengan wajah kesalnya ditemani oleh Seungri yang menyuruhnya untuk bersabar.


Sebenarnya Chaerin ingin sekali untuk membalas caci-makian dari Jiyong, namun karena ini sedang latihan dan Ia juga merasa bahwa suaranya buruk, maka Ia mengurungkan niatnya itu. Lagipula, tadi Bom sudah mau meminta maaf untuknya, tak mungkin Bom harus melakukan nya lagi.


"M-Mo?! apa yang dilakukan anak itu? ish.. dasar bodoh kau Seungri!" kata Jiyong dalam hati dengan kesal dan wajah yang kesal juga. "Tapi.. apa aku keterlaluan? sepertinya iya.. apa aku harus minta maaf? ah tidak. aku tidak mau!" Lanjut Jiyong berpikir dengan cepat. 

No comments:

Post a Comment

you can critic-ing me, but NO BASHING :)