GD
Hmm.. cewek ini.. tunggu, apakah aku jatuh cinta pada pandangan pertama? hahaha.. lucu sekali.. aku belum pernah merasakan hal yang seperti ini.
Ini.. rasanya beda . Tak terasa ternyata aku tersenyum-senyum sendiri..
aku tak bisa berhenti membayangkan bagaimana aku dengan nya untuk kedepan nanti.. akan kah berakhir bahagia? atau sedih? atau biasa saja?
entahlah, hanya Tuhan yang tahu, haha..
Normal
Mereka tak bisa berhenti menatap keempat cewek yang menurut mereka benar-benar tepat seperti dugaan mereka. Mereka tak berhenti tersenyum dan berangan-angan, seakan-akan mereka tak pernah melihat yang lebih baik dari keempat cewek ini.
Keempat cewek itu berjalan masuk ke gedung yang besar itu dan melihat mereka dengan senyum, rasanya mereka berlima telah 'mabuk cinta'.
Seunghyun yang paling polos dalam percintaan itu tampaknya hampir mengeluarkan air liur, tapi Dae yang masih setengah sadar pun meliriknya dengan tatapan aneh dan membangunkan nya dari mimpi siang nya itu.
"Y-YAAAA! Hyung bangun! kau ini aneh sekali" Bentak dae dengan tatapan 'Ish' nya itu.
"M-m-mo? apa? ada apa?" kata Seunghyun terkejut dengan suara berat nya itu.
Dae hanya merunduk lesu seakan-akan hyung nya ini tak ada harapan.
"Annyeonghaseo.. Minji imnida" sapa Minji dengan wajah yang super manis.
"Hah? oh, y-yee.. Annyeong.. Dae imnida.." jawab Dae dengan spontan dan kaget, senyum Dae pun tak kalah manis dari Minji.
Dara yang ada di sana menatap mereka berdua dengan tatapan 'ish' nya. "yaa... mereka ini terlihat seperti tanding senyum.. manis sekali" Kata Dara dalam hati dengan sedikit rasa iri.
"Annyeong.. Dara imnida." sapa Dara dengan senyum tipis tapi singkat.
"Annyeong.. Taeyang imnida." jawab Taeyang dengan senyum manis nya. Tak heran mengapa anggota yang satu ini (Taeyang) tak begitu gugup. Dia ini sudah berpengalaman dalam hal asmara. Dia sudah dianggap seperti 'Senior' oleh seluruh anggota Bigbang karena pengalaman nya.
Bahkan Ia pernah dianggap seperti 'Biro Jodoh' atau 'Madam Tae' karena banyak yang berkonsultasi padanya tentang hal ini, apalagi Seunghyun, Taeyang sudah seperti Ibunya dalam hal ini.
"Annyeong.. nama kamu siapa? aku Bom.." kata Bom dengan polos dan senyum yang sangat manis serta suaranya yang 'innocent' itu.
Seunghyun yang mendegarnya benar-benar sangat gugup dibuatnya.
"o-oh, y-ye.. S-s-s-s-s-s-s.. hmm s-s-s-s.." Seunghyun sangat gugup.
"sial aku tak bisa mengatakan apapun, aku bahkan lupa namaku. arrrghhh seseorang bantu aku! siapa namakuu??!" kata Seunghyun dalam hati dengan panik.
"Seunghyun, namanya seunghyun." kata Taeyang dengan gentle.
"HAAAAHHHHHH" Seunghyun menghela napas.
"hahahaha.. kau sangat lucu Seunghyun.." Bom tertawa.
Jiyong yang masih asik menatap Chaerin pun terlihat aneh, karena dia berada tepat didepan Chaerin, sedangkan tidak terasa aneh bagi Seungri meskipun Ia juga menatap Chaerin, karena dia berada di belakang Jiyong.
Jiyong menatapnya bagai peri yang datang dan langsung mengisi hatinya, Ia sangat mengaguminya dan masih berangan-angan tentang tadi.
"Y-YAAA! mengapa kau menatap ku seperti itu?! kau cari mati ya?!" bentak cewek itu.
Angan-angan Jiyong yang sudah sampai entah kemana langsung dipecahkan oleh suara itu.
"e-eh. apa? tidak aku masih ingin hidup, eh, maksud ku kau cantik." Jiyong yang spontan mengatakan itu sangat kaget, bagaimana Ia bisa mengatakan Ia cantik saat mereka bahkan belum kenal satu sama lain?
Jiyong sangat malu dan menunduk, lalu Ia mulai pembicaraan.
"Annyeong.. Kwon Jiyong imnida."
"oohhh.. jadi nama mu Jiyong? kau tahu tidak sangat tidak sopan menatap seseorang seperti itu! kau tau sopan tidak? hah?! niga pabeoya !" Bentak Chaerin.
Jiyong pun kaget dan spontan membalasnya.
"YA! kau ini..! kau tahu tidak kalau aku ini senior mu?! aku ini oppa mu tahu?! kau ini sangat tidak tahu aturan! " balas Jiyong.
"aku tahu.. lalu kenapa? kau akan memukulku jika aku mengatakan kau ini pabo? pukul saja aku kalau berani.. kau tidak akan berani kan?!" lawan Chaerin.
"ish.. Kau ini!" Jiyong hampir menjitak kepalanya, namun masih di tahan.
"HAH. dasar lemah.. Senior macam apa kau ini?!" kata Chaerin tegas sambil meninggikan badan nya ke Jiyong dengan tatapan sinis.
"Ayo kita pergi!" ajak Chaerin kepada teman-teman nya.
Chaerin langsung memutarkan kaki nya dan berjalan santai namun tegas.
"ISH! cewek ini.. SANGAT beda dari apa yang ku pikirkan.. Ia sangat kasar. Bisa-bisa nya dia mengatakan aku ini pabo (bodoh). Lihat saja kau Chaerin.. tunggu pembalasanku!" pikir Jiyong dalam hati sambil membuang muka.
"HAHAHAAHAHAAHAHA" semuanya menertawakan Jiyong.
"yaaa Jiyong-ah.. cantik, imut, baik, lucu dan.. manis? hahahaaha" kata Dae menggodanya.
Jiyong hanya terdiam kesal.
"begitukah yang kau bilang perfect? Jiyong? hahaha" Tawa Taeyang sambil menggoda Jiyong.
"yaa.. kau tahu tidak? meskipun aku ini sering gagal dalam cinta tapi aku tak pernah di perlakukan begitu oleh cewek secantik itu. hahaha." Ledek Seunghyun dengan bangga.
"Rasakan kau Ji-Hyung.. hahaha.. yang pasti aku tidak akan diperlakukan seperti itu olehnya nanti" Seungri tersenyum nakal.
"Yaa.. kau diam saja bocah. Kau tidak mungkin bisa lebih hebat dari pada Jiyong. Kau ini tidak baik, dan jelek." kata Dae melecehkan.
Seungri hanya diam dan mengambil sesuatu dari tas nya.
Dae yang melihat nya kebingungan dan berusaha mengintip. "Yaa.. kau ambil apa?".
Ternyata Seungri mengambil gumpalan kertas lalu memasukkannya ke dalam mulut Dae dan Ia juga memberikan Dae kaca.
"Diam kau." kata Seungri singkat lalu pergi dan diikuti oleh anggota lain sambil tertawa kecil menertawakan Dae.
Dae mencoba teriak sekencang-kencangnya karena suaranya di sumbat oleh gumpalan kertas itu "Y-Y-YAAAAAA! SEUNGRI AWAS KAU NANTI!! KUBUNUH KAU! ".
No comments:
Post a Comment
you can critic-ing me, but NO BASHING :)